Berugak bambu memiliki ciri khas yang berbeda dengan berugak kayu. Selain harganya lebih murah, berugak bambu terlihat lebih alami
Bambu petung adalah jenis bambu yang sering digunakan sebagai tiang berugak karena memiliki ukuran yang lebih besar
Apabila anda memiliki dana yang minim berugak bambu menjadi satu solusi, namun sebelumnya perhatikan 3 tips ini jika anda ingin membuat berugak bambu
1. Perhatikan Kualitas Bambu
Kualitas bambu yang digunakan perlu anda ketahui agar berugak yang anda beli memiliki daya tahan yang lebih lama. Kualitas bahan bisa anda ketahui dari jenis bambu yang digunakan, apakah bambunya masih muda atau sudah tua
Selain itu juga, bambu petung memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan bambu biasa bila digunakan sebagai tiang pada berugak. Ukuranya yang lebih besar menjadikan bentuk berugak yang lebih indah
2. Perhatikan Kualitas Atap
Pada berugak bambu atap yang sering digunakan yaitu atap dari ilalang, namun tidak jarang pembeli memesan agar menggunakan atap multiroop dan sejenisnya.
Bila menggunakan atap ilalang anda bisa melakukan pemesanan kepada pengerajin agar pemasangannya lebih padat untuk menghindari cepat bocor. Perlu diketahui atap ilalang memiliki daya tahan yang lebih pendek dibandingkan atap multiroof dan sejenisnya namun memiliki kelebihan pada kesejukan udara yang ditimbulkan
3. Rawat Secara Rutin
Dengan rutin anda merawatnya akan semakin bertahan lebih lama, rajin rajinlah untuk membersihkan sela sela berugak. Sesekali gunakan obat pembunuh rayap pada bambu agar bubuk bubuk pada bambu tidak menyebar keseluruh bagian berugak.

