The Berugak Lombok memberikan banyak opsi untuk para pelanggan dalam menggunakan atap pada bangunan berugak. Adapun pilihan yang bisa digunakan seperti atap ilalang, genteng, seng, hingga atap multiroop.
Pada artikel ini akan dibahas daya tahan atap ilalang jika digunakan sebagai atap pada bangunan berugak.
Taukah kamu atap ilalang dalam masyarakat Lombok sudah tidak asing lagi, pada nenek moyang zaman dahulu ilalang cukup mendominasi bangunan rumah permanen maupun semi permanen.
ilalang memiliki kelebihan dalam menyerap udara panas pada bangunan sehingga terasa lebih sejuk dibandingkan dengan genteng ataupun multiroop saat ini.
Saat ini, jenis atap ini sering digunakan pada rumah makan lesehan terbuka, bangunan berugak, dan bangunan unik lainnya agar dengan alasan lebih terkesan alami dan unik.
Pertayaanya, berapa lama daya tahan atap ilalang untuk bangunan berugak atau bangunan rumah semi permanen?
berdasarkan pengalaman pengguna atap ilalang bahan ini dapat bertahan 3 hingga 5 tahun tergantung cuaca dan cara pasang.
Cara pasang yang dimaksud adalah jarak satu atap dengan atap lainya agar tidak mudah mengalami kebocoran

